Drama On Going Vs Drama Maraton

Thursday, November 10, 2016

Setiap ada drama baru, kami para Kdramalovers langsung terbagi menjadi dua kubu. Pertama, kubu langsung nonton karena gak mau ketinggalan update (kita sebut ini kubu on going). Kedua, kubu nunggu episode banyak dulu atau bahkan nunggu dramanya kelar dulu (sebut aja kubu maraton).


Oh, ya, btw, aku akan jelasin dulu soal drama on going dan drama maraton. Drama on going ini maksudnya drama yang lagi tayang di Korea sana, dan kita ngikutin secara up to date. Kalo drama maraton, kita nunggu drama di Korea-nya kelar dulu, baru kita tonton secara maraton.

***


As we known, selera orang memang beda-beda ya. Aku sendiri sih to be honest, lebih suka maraton. Kenapa? Karena aku gak bisa nunggu. Sesederhana itu aja, sih.

Gak suka nunggu! (source)

Tapi buat kubu drama on going ataupun kubu maraton pasti punya alasan sendiri kenapa memilih salah satunya. Dan aku udah menganalisis (((menganalisis dong bahasanya))) enak nggak enaknya drama on going dan maraton. Apa aja? Ini dia!


Drama on going:


1. Up to date. Ini penting (((PENTING SEKALI, PEMIRSAAA))) bagi Kdramalover yang bertipe gue-gak-boleh-ketinggalan-cerita-dari-setiap-drama-baru-dong-plis. Tipe penonton gini biasanya nyaris menghabiskan waktu setiap minggunya untuk nonton semua drama on going dari banyak channel.


Contohnya, Senin – Selasa dia menjelajah Goryeo di channel SBS dan Joseon di channel KBS2. Rabu – Kamis dia masuk dunia webtoon di channel IMBC. Dan akhir pekan, Jumat – Sabtu, dia berlagak jadi Cinderella di channel tvN. Selama beberapa bulan, dia ngabisin seminggu penuh untuk nonton 4 drama sekaligus. Keren, ya?


Jadi kalian jangan berani ngatain anak-anak Kdramalovers gak ada kerjaan, ya. PLIS! KERJAAN KAMI BANYAK BANGET TAU!!! *langsung list drama on going bulan November*


2. Ada temen untuk koar-koar. Ya, enaknya nonton drama on going gini nih. Kelar satu episode, kita bisa langsung koar-koar untuk membahas adegan yang baru terjadi. Dan enaknya lagi, kita bisa koar-koar dan nyambung sama banyak orang (sesama pecinta on going juga pastinya).


Karena menurutku banyak banget kubu drama on going ini, jadi kamu gak perlu cemas nggak akan punya temen untuk berkoar dan berceloteh. Contohnya aja ketika aku selesai nonton Moon Lovers hari Selasa kemarin (sengaja streaming karena penasaran banget sama ending-nya hehe), aku langsung ngetwit ketidakpuasanku soal ending. Terus begitu klik hastagnya, ealah, udah bejibun banget tweet-nya. Bermacam-macam pula. Dan aku ngerasa ada temen sepenanggungan gitu...


Jadi, bukan cuma punya partner hidup aja yang enak. Punya partner ngomongin Kdrama juga enak. Enak banget…







3. Ngerasa deket berbulan-bulan. Nggak kayak sinetron Indonesia yang tayang setiap hari tanpa jeda, drama Korea masih tetep konsisten untuk tayang seminggu dua kali. Satu drama bisa menghabiskan 16-20 episode. Yang it means, 16 episode bisa selesai dalam waktu 2 bulan (8 minggu). Dua bulan dihabiskan bareng sama drama Korea, rasanya udah kayak ngerasain kehidupan sendiri.


Gimana aja kayak kamu deket sama gebetan selama dua bulan, pada akhirnya jadi ketergantungan kan? Rasanya ada yang aneh kalau nggak ada dia lagi.


Nah, Kdramalovers juga ngerasain hal yang sama. Bedanya yang kami galauin bukan manusia, tapi sebuah drama:(. Jadi saat drama itu berakhir, rasanya ada yang hilang di sini... *pegang dada*


Drama maraton:


1. Feel cerita lebih dapet. Karena dramanya udah kelar, kamu gak perlu khawatir nunggu episode selanjutnya di minggu depan. Kamu cuma butuh waktu luang untuk langsung hajar satu drama sampe selesai.


Dan karena kamu bisa langsung terobos dari satu episode ke episode selanjutnya, feel yang kamu rasain bisa lebih ngena. Misal, saat kamu galau di ending episode 13, kamu bisa lanjut galau di episode 14-nya. Atau saat lagi manis-manisnya di ending episode 6, kamu bisa langsung melanjutkan adegan sweet-nya di episode 7.


Kelebihan drama maraton ini, kamu nggak perlu meninggalkan perasaan menggantung di akhir episode dan nunggu seminggu. Ya kamu tinggal lanjut aja di episode berikutnya. Gak ada deh sedih yang menggantung, perasaan yang terpendam dan bahagia yang tertahan *eaaak, bahagia yang tertahan dong* hahahaha.


2. Gak perlu galau berkemingguan. Kalau ending di satu episode bikin kamu galau, meneteskan air mata, meneteskan air dari hidung juga, dan bikin perasaan kacau-balau, tenang aja. Kamu nggak perlu kali nunggu minggu depan buat penasaran sama lanjutannya. Kan, episode selanjutnya udah ada, kamu tinggal tonton aja.


Ye ye yeee, nggak perlu nunggu! (source)

Jadi perasaan kamu bisa lebih tenang, atau bahkan lebih kacau-balau. Tergantung writer-nim mau mengangkat atau malah menjatuhkan hati penonton. *lagi-lagi balik ke kekuasaan seorang penulis naskah dan produser juga sutradara*.


3. Meskipun nonton drama ini lebih singkat, bukan berarti galaunya bisa lebih singkat juga. HAHAHAHA, iya, sih, kamu nggak perlu galau berminggu-minggu untuk nunggu kelanjutan ceritanya. Kamu nggak perlu merasa nyaman berbulan-bulan karena hidup bareng drama ini. Tapi bukan berarti pas dramanya kelar kamu langsung nggak galau, ya.


Justru, nih, karena drama maraton ini feel-nya lebih dapet, biasanya galaunya lebih lama. Nggak berminggu-minggu, tapi berbulan-bulan! Bahkan bertahun-tahun, loh… Iya, aku anaknya emang selemah itu... *elus-elus layar laptop*


Aku maraton drama Descendants of The Sun dari April lalu. It’s been 7 months dan tiap kali denger soundtrack-nya, aku galau. Tiap nonton drama yang ngomongin "ayam dan bir" aku galau. Ngeliat tentara lagi belanja di Alfamart aku galau.

Kalo galau gini jadi pengin senderan di bahu Go-Myung deh :((

Aku kangen Yoo Si Jin. Aku kangen Urk. Aku kangen Kang Mo Yeon. Terus... Aku harus gimanaaaaa? *acak-acak rambut*


Biasanya kalau udah nggak berdaya gitu, satu-satunya obat kangen ya cuma nonton lagi si dramanya. Habis gimana, dong, mereka kan bukan seseorang yang bisa ditemui. Jadi obatnya cuma ditonton lagi biar bisa ketemu...


***


Sebenernya, kamu memilih ngikutin drama on going atau mau maraton nanti, sama aja sih bakal baper-baper juga. Apalagi kalau ceritanya ngena banget, ucapan tokoh-tokohnya dalem banget, aktingnya juga real banget, ditambah soundtrack yang pas banget, mampus lo!


Tapi kalo masih tetep harus disuruh pilih mending kubu on going atau maraton, jelas aku pilih kubu maraton. Karena udah cukup aku dibikin nunggu sama dia, aku nggak mau lagi dibikin nunggu sama sebuah drama.


Oke, ending-ending-nya curhat lagi. Bye!!!


Kalo kamu sendiri, lebih suka masuk kubu apa?





With love,

You Might Also Like

2 komentar

  1. Aku tidak masuk di kedua-duanya mbak Dwi, karena aku pecinta anime, he he

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah anime, aku kebalikannya malah gak begitu suka anime haha. Drama korea yang pemainnya real aja terasa maya, apalagi anime yang penainnya maya semua. Kalo ada yang ganteng malah tersiksa :(

      Delete

Komentar gratis, curhat gratis, iklan bayar!

recent posts