Thursday, 17 December 2015

[Review] London: Angel by Windry Ramadhina

4 comments:
Pembaca tersayang,
Mari berjalan di sepanjang bentaran Sungai Thames, dalam rintik gerimis dan gemilang cahaya London Eye.

Windry Ramadhina, penulis novel ‘Orange’, ‘Memori’, dan ‘Montase’, membawa kita menemani seorang penulis bernama Gilang mengejar cinta Ning hingga ke Fitzrovia. Namun, ternyata tak semudah itu menyatakan cinta. Kota London malah mengarahkannya kepada seorang gadis misterius berambut ikal. Dia selalu muncul ketika hujan turun dan menghilang begitu hujan reda. Sementara itu, cinta yang dikejarnya belum juga ditemuinya. Apakah perjalanannya kali ini sia-sia belaka?

Setiap tempat punya cerita.
Dalam dingin kabut Kota London, ada hangat cinta menyelusup.


Enjoy the journey.

Sunday, 13 December 2015

Graduation--Yeay!

30 comments:
Duh, rasanya aku banyak utang cerita banget deh sama blog ini. Saking lamanya nggak update, banyak cerita yang udah lalu tapi belum diceritain di sini. Jadinya numpuk dan lupa apa aja yang mau diceritain. Okay berhubung ini bisa nyuri waktu (lagi di kantor), aku mau tell story about my graduation! Yeaaayyy akhirnya wisuda dong aku. Wisudaaaaaaaa! *diperjelas*

Aku Masih di Sini

2 comments:
Sore ini di rumahku hujan. Aku terlarut dalam layar laptop berjam-jam ditemani kopi instan yang kubeli dari supermarket. Aku jatuh cinta pada Venice, begitu kataku.
 
Dan, sudah seminggu aku menggarap cerita pendek berlatar kota itu. Nyatanya, membuat cerita--meskipun itu fiksi--berlatar luar negeri itu sangat sulit, ya. Aku tidak bias sembarangan mengarang bagaimana suasana di sana. Aku butuh riset banyak-banyak. Aku mengandalkan Google, mengandalkan Wikipedia--berbahasa Perancis, mengandalkan Google Earth--lengkap dengan tempat-tempatnya. Dan aku masih belum puas. Rasanya aku ingin terbang ke sana untuk bisa merasakan suasananya secara langsung.
 
Jadi, untuk kalian pembaca setia--semoga memang ada--yang menunggu postinganku di blog, tunggu saja. Aku masih di sini, mencari ide--dan cara--untuk bisa kembali menulis blog. Aku sempat kehilangan ide untuk menulis fiksi. Aku sempat kehilangan semangat untuk menulis lagi. Tanganku sempat lumpuh sementara untuk menulis. Selama berbulan-bulan. Aku kehilangan nyawa pada ceritaku.
 
Tapi aku tahu, aku dilahirkan untuk menulis, aku yakin itu. Tanganku diciptakan untuk bersahabat dengan keyboard laptop. Otakku dibuat untuk menemukan ide-ide cerita yang berbeda. Dan, jiwaku diciptakan untuk menjadi penulis. Meskipun aku kini sedang menjadi seorang karyawan, tapi aku yakin akan mimpi itu. Aku yakin akan takdir itu. Aku yakin bahwa duniaku memang di dunia tulis-menulis. Suatu saat, aku akan menghabiskan waktuku penuh untuk passion-ku, menulis.
 
Passion
 
Untuk pembaca setia--yang sekali lagi, semoga memang ada--aku tidak menghilang. Aku hanya rehat sejenak. Aku butuh menenangkan pikiran, mencari ide-ide baru, dan kembali dengan jiwa yang lebih segar.
 
I will be back, soon!
 
 
With love,
 
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...