Sunday, 15 June 2014

Liburan (Singkat) di Trans Studio Bandung - Part I

Haaaiiii. Finally I'm here! Huh. Akhirnya bisa dapet mood juga buat nulis. Sebelumnya emang mood aku berantakan banget gara-gara... Umm,  mood breaker. Tapi untungnya sekarang mood-nya udah baikan. Gara-gara mood breaker itu juga sih, hehe...  Karena masalah yang mengganjal di hati udah sembuh dan hilang. So, ini postingan pertama setelah mood kembali baik. Check this out, guys

***


"Difoto dulu ya, Kakak." Seorang fotografer amatir tiba-tiba mengarahkan kamera ke arah kami yang baru aja masuk ke Trans Studio Bandung.

Source
Akhirnya setelah foto 4 kali gaya, kami mulai menyusuri wilayah Studio Central. Oh iya, di TSB inin ada 3 wilayah. Ada Studio Central yang berisi 10 wahana, diantaranya 1 wahana khusus untuk anak-anak. Wilayah kedua namanya The Lost City. Di sini ada 4 wahana. Jadi temanya tentang petualangan gitu. Dan wilayah ketiga namanya Magic Corner. Di sini ada 6 wahana, 2 diantaranya khusus untuk anak-anak. Jadi totalnya ada 20 wahana.

Aku dan Karei tiba di TSB sekitar pukul setengah 3, setelah melewati hujan dan berkali-kali berhenti. Rasanya seneng banget saat aku melangkahkan kaki menyusuri wahana-wahana di sana. Stress belakangan kemarin sepertinya bisa menguap di sana. Wahana  pertama yang kami naiki waktu itu adalah Indosat Vertigo Galaxy. Kalau di dufan semacam Kicir-kicir.

Source
Sialnya, pas kami masuk ke antrean, wahana itu baru aja berhenti. Orang-orang baru turun dan penjaga lagi ngurusin calon penumpang buat menaruh HP-nya di tas yang udah disediakan. Aku dan Karei langsung antre di belakang rombongan cowok-cowok. Begitu pagar dibuka, mereka langsung bersemangat masuk. Kami pun ikut masuk dengan sebelumnya naruh tas di sekitar wahana. Rasanya kok deg-degan banget. Aku liat Karei yang keliatannya cool-cool aja. Akhirnya aku bilang kalau aku takut banget. Dan ternyata, dia juga sama. Ketakutan. Ahaha. Ahaha. Lucu aja dia juga ikut ketakutan :p. Akhirnya wahana mulai naik, naik, naik, muter pelan-pelan, jadi cepet, makin cepet, tambah cepet, kursi penumpang mulai dibanting, dan..., aaaaaaaaaaaaa... Aaaaaaaaaaaaa... Suara jeritanku kayaknya paling kenceng. Pas bagian naiknya sih enak, tapi pas bagian turunnya, aaaaaaaaaaa... Hati ini rasanya mencelus. Lemes banget. Jantungku kayak ketinggalan di atas. Aku nggak sanggup untuk buka mata. Ntah sekitar 3-4 menit kami dipermainkan sama Vertigo, akhirnya wahana itu selesai. Kami langsung ambil tas dan berjalan keluar. Meskipun aku nggak sanggup jalan karena jantung masih berdebar cepat disertai lutut yang masih gemeteran.

Jangan protes kalau fotonya nggak keliatan

Pindah posisi~

Kami langsung melanjutkan perjalanan ke wahana berikutnya. Di Sebelah Vertigo tadiada wahana Giant Swing. Kalau di dufan sih semacam Kora-kora. Tapi, bedanya ini kursinya melingkar. Aku sempet ngobrol dulu sama Karei mau mampir ke sana apa enggak, tapi akhirnya wahana itu kami lewat dulu :D. Langsung kami masuk ke wilayah The Lost City. Kami memutuskan untuk naik wahana Jelajah. Kalau di Dufan semacam Niagara.

Source. Seluncurnya ada 2 loh...

Setelah antre sekitar 20 menit, kami langsung naik ke perahu yang baru tiba. Pertamanya sih santai aja, toh cuma perahu yang melayang di atas air. FYI aja, kami kebagian di kursi paling depan dari 3 baris kursi. It means, kemungkinan kami basah banget itu besar. Karena kecipratan air dari 2 sisi. Depan dan pinggir. Akhirnya kami tiba di seluncur pertama, untungnya itu pendek. Jadi nggak begitu teriak dan basah. Perahu kembali berjalan santai dan tenang. Kami juga ngobrol santai aja. Sampai akhirnya perahu tiba di seluncuran kedua yang lebih tinggi dari seluncur pertama. Tinggi banget malah. Perahu mulai naik, naik, makin naik. Setibanya di atas, jalurnya nggak langsung terjun, tapi jalan datar dulu beberapa meter. Akhirnya kami tiba di ujung jalur datar, dan..., aaaaaaaaaaaaa... Byur! Aku teriak terus mengarahkan kepala ke samping Karei karena takut kerudungku basah. Setelah air menyembur dan perahu kembali berjalan tenang, aku tergelak sambil liat Karei. Selain hati yang (lagi-lagi) mencelus karena terjun dari ketinggian, juga lucu liat muka Karei yang kecipratan air banyak. Rambutnya pun ikutan basah. Dan meskipun aku udah mengarahkan kepala ke arah Karei, tetep aja kerudungku kesembur juga jadi agak lepek gitu. Huhuhu...

Kami berjalan keluar setelah mengucapkan "terima kasih" sama penjaganya. Kami langsung masuk ke wahana Sky Pirates karena wahana ini bersebelahan sama Jelajah tadi. Semacam kereta gantung tapi bentuknya kayak kapal penjajah.  Jadi kami bisa ngeliat semua wahana di sini dan tau letak-letaknya.

Source
Di sini sih kami cuma duduk, menikmati suasana (hampir) seluruh wahana di Trans Studio Bandung. Jadi mata kami menjelajah sana-sini biar tau letak wahana yang belum kami kunjungi. Terus juga, kami ngobrol-ngobrol santai, aku sambil bantu mengibaskan air yang masih bersarang di rambut Karei. Kasian dia, belum sembuh sakit tapi udah aku ajak main-main, main air pula. Maafin ya:(. meskipun di belakang kami ada 3 orang cewek-cewek sekitar SMP, tapi ngerasanya kayak berdua aja. Ya iyalah, namanya sama pacar :p. Setelah sekitar 10 menit kurang kami di wahana itu, kami langsung lanjut ke wilayah Magic Corner. Jeng jeng...

Awalnya Karei langsung nawarin masuk ke Dunia Lain. Tapi aku masih shock belum siap hehe. Terus pandangan kami langsung terlempar ke  wahana Dragon Riders.

Source
Awalnya aku mikir wahana ini untuk anak-anak. Soalnya diliat sepintas semacam wahana gajah-gajahan di Dufan. Tapi begitu kami antre, jadi tau. Bedanya kalau di wahana gajah itu, naik atau turun gajahnya diatur sendiri. Kalau naga ini nggak bisa diatur sendiri. Bedanya lagi, kalau di gajah itu naik-turunnya pelan-pelan, kalau naga ini naik-turunnya cepet. Mana naiknya lumayan tinggi, jadi pas turun rasanya perut jadi mules dan lemes. Geli juga. Kalau diibaratkan rasanya kayak naik mobil ngebut, terus jalannya tiba-tiba naik dikit. Hiii... Dan aku ketawa-ketawa sampai terpingkal-pingkal selama wahana itu berjalan. Ngejerit juga di bagian si naga diangkat lebih tinggi dari tempat lainnya. Mungkin aku bisa dinobatkan penumpang paling heboh saat itu. Memalukan...

Lanjut, kami langsung memilih Dunia Lain buat jadi wahana selanjutnya yang akan kami kunjungi. Deg. Jantung yang nggak begitu berdebar langsung berdebar kenceng banget. Padahal masuk wahananya aja belum. Wiiii-_-
Penampakan dari antrean "luar"

kami langsung masuk tempat antrean. Tapi anehnya, antrean itu sepi. Cuma pagar-pagar berbatas. Terus kami tiba di pertigaan. Ke kiri masuk wahana, ada eskalator dengan suasana serba berwarna merah. Kalau lurus, balik lagi langsung exit. Di situ aku sempet nanya lagi sama Karei, masuk situ apa enggak. Tapi Karei langsung mengangguk yakin. Aku nggak punya pilihan lain. Meskipun takut, lutut langsung lemes, jantung juga berdebar makin kenceng, langsung aku gandeng tangan dia sambil melangkahkan kaki kanan ke tangga berjalan itu. Sayangnya, tangganya nggak cukup berdua jadi kami cuma pegangan tangan dan dia di belakang.

Setibanya di atas, hening. Ruangan sempit itu cuma ada 1 akses nggak ada pintunya bertuliskan exit. Kami sempet kebingungan. Mau balik lagi juga cuma ada satu eskalator naik. Aku udah kepengin nangis aja. Takut tiba-tiba ada yang ngagetin dan aku pingsan. Terus Karei ngajak masuk ke satu-satunya akses dari ruangan kecil itu. Dan begitu masuk situ, ada ruangan cukup besar berisi lukisan-lukisan horor. Aku cuma liat sekilas sih. Terus akhirnya ada akses lagi ke tempat lain. Untungnya nggak ada yang ngagetin. Meskipun deg-degan, tapi Karei bisa sedikit nenangin sih :D. Akhirnya kami tiba di antrean yang sebenernya.

Oh iya, lucunya di sini, pas kami diizinkan masuk sambil nunggu kereta berikutnya, kami malah disuruh foto dulu. Dan lucunya juga, aku difoto seolah-olah nggak akan main wahana ini. Santai aja. Tapi begitu naik kereta, aku langsung gandeng tangan Karei tanpa ngelepas dan ngumpet di samping lengan atasnya. Padahal masuk lorongnya juga belum-___-

Suasana dingin langsung menerpa kami begitu kereta masuk lorong. Suara-suara menyeramkan juga bergema bikin bulu kuduk merinding. Awalnya aku masih berani liat. Jadi ada patung horor gitulah. Tentara dengan topi, pakaian hingga sepatu berwarna cokelat. Terus ada kursi goyang yang goyang sendiri. Terus aku nggak berani liat. Aku langsung ngumpet lagi di samping Karei. Dia nyoba bujuk-bujuk aku buat mau ngeliat ada apa aja. Tapi bujukannya gagal. Ahaha. Ahaha. Oh iya, karena 1 kereta harus diisi 4 orang, kami satu kereta sama pasangan lainnya. Mereka duduk di belakang dan kami di depan. Yang aku denger juga si cewek ketakutan dan tutup mata. Mungkin juga dia ngumpet di cowoknya. Malah dia lebih parah. Dari awal masuk nggak berani liat sama sekali. Ternyata, aku lebih mendingan :D.

Terus aku juga sempet buka mata lagi di bagian hutan. Tapi langsung ngumpet lagi takut tiba-tiba ada yang jatuh entah hantu apapun. Kereta masih berlanjut melewati ambulan kosong. Seingetku (nonton di TV) di ambulan ini ada yang keluar atau berbaring gitu. Makanya aku buru-buru ngumpet lagi. Nah, dari situ aku terus ngumpet deh sampai akhirnya selesai^^. Dan taukah apa yang Karei bilang begitu kereta hampir berhenti? Dia bilang, "Ini udah segini aja?"

Hah? Dia nggak tau kali pacarnya nyaris copot jantung gara-gara itu. Tapi dia seakan nggak puas karena "cuma segitu" horornya. Ah seterah. Yang penting selesai. Terus pas kereta berhenti, aku ngos-ngosan banget. Dan penjaganya bilang, "Habis maraton ya Mbak?". Glek. Malu ketauan penakutnyaaaa >.<

Pas berjalan keluar, aku senyum-senyum puas. "Hore... Aku bisa masuk dunia lain!" aku berseru.

"Apaan kerjaan kamu ngumpet mulu." Balas Karei nggak rela aku seberani itu masuk Dunia Lain padahal emang banyak ngumpetnya. Tapi daripada debat nggak penting, kami langsung ngeksis di depan wahana itu.

Karei-nya malu-malu :3

Okedeh ceritanya segitu dulu aja ya. Kalau dilanjutin kasian pasti lebih panjang dari gerbong kereta api. Pembaca mungkin butuh waktu seharian buat menuntaskan baca cerita ini hehe. Semoga nggak bosen!


With love,

51 comments:

  1. ciee mood nya udah baikan lagii yaa Kak wkwk. gimana gak membaik orang seharian jalan sama pacar ke Trans Studio Bandung.

    kayaknya Kak Dwi kalo di wahana sebelumnya aja hebohnya minta ampun, tapi pas masuk ke wahana dunia lain langsung diem dan ngumpet terus ke Karei, yaelah... tapi seru banget yaa Kak, apalagi wahana-wahana yang bisa bikin perut geli gitu. tapi kalo kelamaan naik wahana yang bikin perut geli gitu lama-lama bisa mual juga sih.

    ahh, aku baca postingan ini agak iri juga sebenernya. yaa.. you know lah, i'm single. dan gimana rasanya orang single yang baca cerita orang pacaran yang sedang liburan. nyesek. wkwk apalagi pas mau memasuki wahana dunia lain sampek selesai itu, Kak Dwi nyeritain pegangan tangan mulu. hmm makin bikin iri aja hehe.

    ini masih part 1 ya Kak? btw ada kelanjutannya gak? kalo ada kelanjutannya, jangan ceritain yang terlalu mesra yaa Kak wkwk

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Rey mood booster banget! Seru :D

      Itu aku sama sekali nggak teriak kok. Aku aman-aman aja dalam gandengan Karei. Hahaha. Iya jantungku selama itu deg-degan terus.

      Iya maafin yaakk. Postinganku terlalu berlebihan tapi emang gitu kok ceritanya. Nggak dilebih-kurangkan. Hehe cepet dapet pacar Rey.

      Udah ada kok, ayo bacaaaa :p

      Delete
    2. tapi kan meskipun deg-degan seenggaknya udah aman di gandengannya karei yaa.

      hehe iyaa kak, amiin

      Delete
    3. Aman iya, nyaman iya, tenang iya^^

      Delete
  2. enak banget ya wi T____T
    pengen banget kesana , sembari ngilangin galau sama seseorang T___T

    jadi envy sumpaaah :3

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehe iya Nen seru sih :3
      Iya coba sini siniiiiiii. Nanti aku temenin kalo mau ke situ loh.

      Delete
  3. wesh,, si kakak enak jalan ama doinya...

    ceritanya seru ... tapi bikin gue nyesek... maklum gue single bukan jomblo :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Haha iya maafin~
      Cepet dapet pacar, biar nggak sendirian kalo temen-temen lagi sibuk :D

      Delete
  4. Cieee akhirnya moodnya udah membaik, Alhamdulillah :D

    Wah seru banget ya kak jalan-jalan ke Trans Studio. Aku juga pengen kesini nanti, eh btw kak setiap wahana itu biasanya bayarnya satu-satukan, maksudnya ya tergantung yang mau kita cobain gitu ya?

    Ah, bikin envy banget ini so sweet banget kenapa ya -__-
    Meskipun liburannya singkat tapi sangat berarti dan tak terlupakan, iya kan kak?

    Wah, nggak kebayang deh gimana histerisnya ka Dwi teriak-teriak wkwkwk. Kayaknya dunia lain itu lebih mengerikan daripada rumah hantu yang biasanya aku masukin. Eh tapi seandainya cuma jalan kaki aja menyusuri dunia lain itu pasti lebih seru dan lebih greget. Dan pastinya bikin kak Dwi lebih ngos-ngosan :P

    Di tunggu kak part selanjutnya hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya alhamdulillah ini Fat :)
      Nggak kok, kalo weekday masuknya 150rb kalo weekend 250, vip 450 tanpa antri. Main sepuasnya aja mau ngulang 10x juga boleh.

      Hahaha maafin maafin. Iya kesannya membekas di hati gitu masa :))

      Sakit tenggorokan aku loh. Nah, kalo jalan kaki, aku pasti marathon beneran sih.

      Udah ada, ayo dibaca :D

      Delete
    2. Wah lumayan ya kak, lumayan mahal atau murah ya ini? tapi kalo main-mainnya seharian ini udah lumayan murah wkwkkwkwk

      Iya, unforgettable deh :D

      Hahahha pingsan ditempat deh ka Dwi :p

      okeee sippp^^

      Delete
    3. Lumayan mahal buat anak kosan mah :(
      Iya sengaja ngambil weekday biar kosong. Haha

      Delete
  5. paling romantis tuh di dunia lain. walaupun takut, tapi karei sukses nenagin kamu. duhhh, sungguh pasangan yang romantis. btw, memang yah, seorang mood breaker bisa sekaligus jadi mood booster. sungguh manis, hahah.

    btw, kamu berapa lama nulis tulisan ini?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Haha iya dong Bang, masa pacarnya takut dibiarin aja. Jahat banget :(
      Iya bener, kalo belum sembuh malah jadi membekas gitu nggak sembuh-sembuh.

      Sejam setengah sama editing dan browsing gambarnya Bang.

      Delete
  6. bikin iri ajah ihhh... udah ke trans studio, sama pacar lagi.

    saran ajah lain kali kalau masuk dunia lain kamu harus ngajak ki joko pinter atau hari pantja atau yang presenter barunya acara dunia lain itu tuh. biar kamu aman wi haha

    masuknya berapa sih? dan kalo naik wahana bayar lagi gak?? hehe udik nih nanya2

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya kopdar jabar di sana mau Kak? Kapik yang bayarin tapi haha.

      Itu lebih serem geh-_- nanti dia bilang, "Dwi, di samping kamu ada aura-aura blablabla..."

      Kalo weekday 150 Kak senin-jumat. Kalo weekend 250. Enak weekday sih, ngantrinya cepet jadi nggak sayang bayar 150 juga :D
      Tiap naik wahana langsung masuk kok gak perlu bayar. Itu kan tiket terusan.

      Delete
  7. Ngiri nih, ke TSB-nya sama pacar. Hahaha. :D

    Gue pernah ke TSB yg gue naikin cuma beberapa aja. Yang bikin pusing gak gue naikin, hahaha. :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Haha iya ajakin coba pacarnya...

      Ih sayang banget nggak naikin semua wahana. Padahal itu seru loh, apalagi yang yamaha racing coaster :D

      Delete
  8. wow seru banget jalan2 ma pacar.
    aku belum pernah ke trans studio.
    jadi pengalamanmu ni bisa buat referensi deh hehe
    tiket/htm nya brp klo weekend dan hari biasa?
    lama juga ya antri jelajahnya 20 menitan.
    yg dunia lain aku juga penasaran tu pasti seru di dalemnya.
    klo cowwok mah nggak takut masuk wahana seram2 semacam itu hahaha beda sama cwek pasti jejeritan mulu.
    harusnya fotonya yg berdua juga dibanyakiiinnn dipostingnya #ups
    :-D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hihi iya Kak Ina. Sini makanya, nanti aku ajakin ke Trans Studio, transport, makan dan tiket masuk ditanggung Kak Ina ya :D

      Weekend-nya 250 ribu Kak, kalo weekdays 150. Ada vip kalo mau, 450 rb. Kayaknya kalo weekend lebih lama deh antrinya. Itu masih mending kataku.

      Iya makanya aku ngumpet aja karena dia santai-santai aja.

      Itu aja bersyukur kalo dia mau difoto Kak.

      Delete
  9. Jujur gak ngerti sama yang dibahas.

    Kora - koralah, vertigo, atau apa itu. Soalnya di Riau gak ada begituan *kesian ya*. Tapi aku tertarik tuh masuk ke Dunia Lain, soalnya aku penakut, siapa tau bisa jadi pemberani #Lah. Kak itu yg masuk Dunia Lain harus 4 orang ya? kalo gak ada penumpang lain gimana?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Haha tapi kan ada gambarnya, jadi kamu bisa ngebayangin gimana wahana-wahana itu :D

      Iya masuk aja, kata pacar aku sih nggak begitu serem. Tapi kalo buat orang penakut (banget) kayak aku pasti liat dikit langsung merinding. Hiiiii

      Delete
  10. aduuuh, aku juga irii bingit sama kamu cc Dwi, soalnya aku dari dulu kapan tau pingin bingit bisa kesanaaa, naik apa yang kamu naikin. aku paling suka sama yang memancing andrenalin kayak gituuuuu...mauuuukkkkk

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makanya sini Kak, seru banget loh. Menantang! Aku aja berani naik miniaturnya histeria dan coaster buat pertama kalinya. Yuhuuuuu

      Delete
    2. I wiiiil, just waaaaaiiiitttt!!! :D

      Delete
  11. Akhirnya moodnya si moody author sudah kembali, langsung bikin dua part loh. Haha. Di sini juga ada Trans Studionya loh, aku pernah main ke sana tapi nggak sempat main ke wahana dunia lain. Btw kalian berdua lucu sekali, yang satu udah hampir copot jantungnya (padahal sepanjang wahana nggak brenti ngumpet), yang satu malah, "udah segini aja?". Karei suruh ikutan Dunia Lain di TV aja sekalian :))

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Kak, alhamdulillah...

      Eh Trans Studio yang pertama emang yang di makassar kan?
      Yah sayang, kenapa nggak masuk Kak? Seru loh. Apalagi bisa gandengan terus sama pacar :p

      Delete
  12. ihhh senangnya nih jalan2 ke TSB, bareng pacar pula.. bener2 ya, wahananya bikin jantung mau copot.. belom pernah kesana sih, tapi ceritamu membuat sedikit gambaran di pikiranku tentang gimana cara kerja wahananya :D

    mampir ke cerita kedua ah~

    ReplyDelete
    Replies
    1. BANGET! Huhu tapi seruuuu. Iya kamu harus coba loh Isna :D

      Delete
  13. Ah ka Rei.... *uhuk*

    aku sih belum pernah ke TSB yah, tapi pasti ga jauh jauh sama Jatim Park atau BNS di Malang, tempat kayak gini tuh yang bikin aku bete! WAHANA nyaaa.. tidaak!!!

    *efek kalo ke tempat beginian suka dipaksa istri naik wahana*

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nah itu justru aku gak tau kayak gimana...

      Hahaha payah Om El masa kalah sama istrinya siiihh?

      Delete
  14. kemaren dapet diskonan buat masuk TSB, tapi gak terlalu minat sih, secara udah bukan anak-anak lagi, jadi gak terlalu antusias hhe

    kecuali kalau buat pacaran sih /uhukkkk/ berasa sinetron gah sih kencan di taman hiburan hha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Oh ya? Ih kenapa nggak nggak kasih ke aku ajaaaa haha. TSB nggak selalu buat anak-anak kok. Malah kebanyakan mainannya yang ekstrem.

      Delete
  15. jadi pengen ke TSB bareng pacar nih...
    tapi apadaya jauh dari bandung, pacar punya juga kagak -__-

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha entah kenapa komennya bikin pengen ketawa Bang-_-

      Delete
  16. beh
    dari kapan ya aku pgn banget ke situ wi -_____-
    sampe sekarang belom kesampean hahhahah miris

    itu skrg tiketnya berapa sih sekarang?

    seru bgt ya keknya huhuhuh
    ngiriiiiiiiiiiiiii

    mau pergi sama keluarga tp ayahku sibuukkk. mau pergi ama temen dari jogja, kejauhan -_- hadeh

    ReplyDelete
    Replies
    1. Coba kalau dari dulu bisa ke sana sebelum kejadian saya pingsan akibat syok, mungkin gak akan jantungan dan hepi juga ditakutin kayak gitu. Sekarang gak kuat, Dwi.
      Nikmati masa indah bareng Karei. Masa yang belum tentu terulang lagi. Kecuali Dwi masih pengen ngulang main ke sana, padahal tiketnya 'kan mahal bingits, hehe.
      Sekarang belum ada kesempatan main ke BSM lagi, padahal udah berubah banyak, ya. Coba kalau bisa ke sana. Kepo banget dengan review tempat asyik yang selalu Dwi paparkan. Jadi tahu sisi lain Bandung tercinta yang macetnya bikin sesak.
      BTW, semua wahana diciptakan untuk memancing adrenalin saja?
      Pulangnya basah kuyup? Barangkali kita harus sedia handuk, hehe.

      Delete
    2. Oh iyakah? Aku juga baru sekali ke sana, dan seru banget. Ya nggak kalah seru sama Dufan lah :D

      Tiketnya 150 kalo weekdays, 250 di weekend. Kalo mau vip bisa kok 450 hahaha.

      Sama pacar dong sama pacar :p

      Delete
    3. Iya tiketnya mahal banget Mbak, lumayan merogoh kocek huhu

      Banyak berubah banget. Namanya juga udah jadi Trans Studio Mall, bukan lagi Bandung Super Mall.

      Iya ada wahana yang basah, tapi itu nggak basah banget kok. Naik wahana lain juga kering lagi.

      Delete
  17. wah kerennn pengenn ke sana trans studio emanggg kece sayangnya di jember gak ada haha :D, gue pernah main kora-kora sekali dan itu juga perut gue juga dikora-kora (dicuci) ah dunia lain membuatku ingat si botak yang kukira matahari pagi:)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Minta sama Pak Chairul dong biar diadain di Jember hahaha.

      Iya aku nggak tahan kalo main kora-kora. Diaduk-aduk banget perutnyaaa

      Delete
  18. ah Dwi bikin ngenvy aja deh -_- enak yah jalan2 ma karei, kapan2 aku diajak dong. hehe :v :p

    itu tiket masuknya brapa wi? bener kata karei, kmu gk brhasil msuk dunia lain wi, kmu kn kbanyakan meremnya :p

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha iya nanti tiket masuk kamu yang nanggung mau Mut? :p

      150 buat weekday, dan 250 buat weekend. Kalo vip 450 boleh.
      Yang penting kan aku masuk Mut, keren haha

      Delete
  19. Aku udah lama baca semua cerita ini dari Part 1 hingga Part 2. Tapi waktu itu aku langsung komen di Part 2 nyaa kwkwaka

    Aku pernah naik vertigo, bikin muaaal. Tapi seru banget. Aku gak teriak-teriak kayak orang lain "Waaah... Waah... Atuuut". Tapi aku malah ketawa besar waktu naik vertigo, "WAKAKKAK... WAKAKAKKA.." Pas turun, aku pingsan! :p

    Dwi masuk dunia lain? Hmm.. hmm... Gak mau ngomong ah, ntar malah aku yang di bully :(

    Bilangin ke Karei dong, senyum kalo foto. Kalo nggak kamu tularin eksis foto kamu ke Karei Wii :p

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaaha asem. Waras nggak kamu ketawa-ketawa pas naik wahana itu? Ujung-ujungnya pingsan. Payah :p

      Iyes. Udah sesama penakut diem aja deh~

      Eits, sorry ya. Foto dia yang lagi senyum aku simpen. Sengaja buat pacarnya, bukan buat umum...

      Delete
  20. Jadi semacam nostalgia nih.. Dulu, duluuuu banget pernah main ke sini. Waktu Trans Studio baru buka. Pertama kali nyobain wahana giant swing. Da itu rasanya.... mau mati ajah. Serius. Pas nyentuh lantai, kakiku gemeteran. Untungnya, kebetulan aa Shiren Sungkar sama Tengku Wisnu di sana. Jadi agak seger lagi trus minta foto bareng hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Oh iya? Wah asik dong dateng pas pembukaan~

      Hahaha iya aku liatnya aja nggak sanggup coba, apalagi naiknya. Etapi untung ada obat penenangnya yak.

      Delete
  21. pacar kakak namanya lucu ya, heheu

    duuh, aku cita - cita kesini tapi belum kesampaian.
    tiket masuk sekarang berapa kak?

    kak dwi disini entah kenapa banyak bandingin sama dufan yak, heheu

    ReplyDelete
    Replies
    1. Itu nama panggilan Ki hehe.

      Oh ya masuk cita-cita? Kalo sekarang weekday 150 dan weekend 250. Mau vip juga boleh, tiketnya 450 :)

      Iya karena memang hampir mirip sih sama Dufan.

      Delete
  22. Dari Trans studio lahir sampe sekarang, aku pengen banget kesana tapi gak kesampean.
    *moga2 kalo aku balik ke indonesia Trans studio masih buka :D

    Penasaran sama wahan dunia lain-nya itu lhoo..
    Disana ada Hari Panca gak ya? :p

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin, haha kayaknya kamu masih lama ya Kak pulang ke sini?

      Hari Panca itu opo toh? Makanya cepet pulang, cobain wahana Dunia Lain. Seruuuu :D

      Delete

Komentar gratis, curhat gratis, iklan bayar!

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...