Sunday, 18 May 2014

Move on-lah pada Waktunya

Kisah ini dimulai sekitar April tahun lalu. Aku lagi menjalin hubungan sama, sebut aja Zxcvbnm. Tapi sayangnya hubungan kami udah di ujung tanduk. Iya, dia terlalu banyak selingkuh sampai bikin aku ngerasa bodoh. Udah berkali-kali memaafkan kesalahannya, yang sebenarnya nggak layak lagi buat dimaafkan. Iya mungkin kami udah nggak bisa lagi melanjutkan hubungan yang udah dibangun sekitar setahun lebih itu. Akhirnya aku memutuskan buat mengakhiri.

Beberapa hari kemudian, aku jadi akrab sama Asdfghjkl. Dia teman sekelas saat semester itu. Nggak tau kenapa rasanya jadi seneng bisa akrab sama dia yang anak BEM dan aktif. Selain itu dia anak Forsi juga. Ya semacam organisasi tentang keagamaan di kampus. Dia juga mulai sering sms-in, nge-WhatsApp, terus ngeakrabin juga kalau di kelas. Ya yang namanya cewek baru putus. Biasanya tiap hari diperhatiin, terus pas putus hape jadi sepi. Tiba-tiba ada orang yang intens merhatiin. Gimana nggak seneng?

Hubungan kami semakin lama semakin deket. Dia juga bisa ngejaga aku dari si Zxcvbnm yang masih suka gangguin entah dengan cara apa pun. Pokoknya aku ngerasa bahagia dan nggak kesepian. Aku juga pernah ngajak dia ikut saat aku lagi main sama temen SMA. Dan kebetulan dia juga bawa temennya, jadi semacam double date. Bedanya, temenku sama temen dia sama-sama nggak kenal.

Tiba di suatu hari, dia tiba-tiba ngajak buat main. Berdua doang. (Oh iya, aku juga cerita sama 2 orang temen tentang hubunganku. Mereka cuma bisa ikut seneng. Meskipun ada sesuatu yang aku rasa mengganjal, tapi aku coba buat positive thinking aja).

Sore hari, kami langsung bergegas buat pergi ke salah satu mal terdekat dari kampus. Singkat cerita, kami nyampe di foodcourt. Kami ngobrolin banyak hal. Dari A-Z udah diobrolin. Satu hal yang bikin aku kagum sama dia, dia anak yang penurut. Yang sayang banget sama orang tuanya. Ibunya terutama. Dan dari sekian banyak obrolan saat itu, yang paling bikin aku speechless adalah saat dia mengutarakan perasaannya. Bukan karena speechless terlalu seneng. Tapi karena hati ini belum sepenuhnya bisa nerima dia. Akhirnya aku cuma bisa jawab kalau aku nggak bisa jawab sekarang. Iya, aku minta waktu buat mikir.

Aku baru sanggup jawab beberapa hari apa minggu kemudian. Lupa. Hehe. Aku ngerasa dia nggak berubah sedikit pun meski kondisinya dia lagi nunggu keputusan dari aku. Akhirnya aku kasih dia kepastian. Ya, hari itu kami resmi jadian.

Setelah jadian, aku mulai akrab sama beberapa cowok sahabat dia di kelas. Awalnya emang deket, tapi ditambah cie-ciean. Aku sih nggak pengen ada yang tau. Ya maksudnya nggak usah dipamerin berlebihan lah. Aku ngerasa nggak srek aja gitu. Tapi emang susah karena dia ketua di kelas, juga mahasiswa aktif di kampus. Bahkan, senior aja ada beberapa yang tau. Hubungan kami berjalan baik-baik aja. Tiap pulang dianterin ke kosan, meskipun deket tapi rasanya seneng aja diperhatiin. Terus di kelas juga kerjasama bareng, terus karena kami satu jurusan, jadi bisa diskusi nyambung. Pokoknya baik-baik aja. Sampe temen-temen kelas pada kepo kami ada hubungan apa. Aku cuma senyum-seyum aja.

Beberapa hari kemudian, entah apa yang mengantarkan pikiranku pada masa lalu, Zxcvbnm. Tiba-tiba aku kangen sama dia. Aku kepikiran dia. Barang-barang dia yang masih ada jadi aku ratapi dan tiba-tiba air mata ikutan netes gitu aja. Ya emang hubungan kami saat itu sering beratem. Tapi, hubungan kami saat itu hampir menginjak 2 tahun. Bukan waktu yang sebentar. Semua kenangan udah terkumpul penuh di sana. Apalagi aku putus belum lama. Dan ngeliat dia udah seneng sama pacar barunya itu bikin aku tambah nangis. Sakit. Dulu, aku yang ada di posisi si cewek. Sekarang...

Nggak tau ada angin dari mana datangnya, besoknya Zxcvbnm tiba-tiba mention apa LINE ya, aku lupa. Pokoknya nanyain kabar dan segala macem. Oh please, jangan datang lagi. Hati aku belum sepenuhnya sembuh dari kamu. Tapi di sudut hati yang lain, ada rasa seneng tiba-tiba dia ngehubungi lagi. Aku ngerasa berdosa banget sama Asdfghjkl karena perasaan sama Zxcvbnm belum sepenuhnya pudar. Sejak hari itu, Zxcvbnm jadi suka ngehubungi tiap hari. Pokoknya dia baik lagi, padahal pas putus kami nggak baik. Emosi gitu. Di satu sisi, dia kayak merhatiin. Tapi di sisi lain, dia juga pamerin pacarnya. Entahlah nggak paham.

Seminggu berlalu dengan cepat. Hubunganku masih baik-baik aja sama Asdfghjkl. Tapi, ada sesuatu yang mengganjal di hati. Aku mulai ngerasa nggak nyaman. Aku ngerasa nggak betah dan entahlah. Mungkin gara-gara Zxcvbnm yang tiba-tiba ngehubungi lagi, atau aku yang belum nyaman sama Asdfghjkl. Hari itu pulang kuliah sore. Dia berniat buat nganter tapi aku nolak.

"Kamu kenapa?" dia tatap mata aku setelah turun dari gedung.

"Nggak kok, aku capek aja pengen langsung istirahat." Aku berusaha buat menghindari tatapan dia. Aku takut dia tau kalau aku bohong. Sebenarnya aku cuma butuh waktu buat ngeyakinin hati aja sih. Iya capek, capek hati-_-

Dia sempet ngebujuk aku buat cerita. Tapi aku nggak bisa karena aku sendiri masih bingung sama apa yang salah dari aku. Dan semenjak hari itu, semuanya berubah. Dia sering nyamperin aku di kelas, tapi semakin sering dia nyamperin, aku semakin sering menghindar. Aku masih belum paham sama diri aku sendiri. Yang jelas, semua yang dia lakuin buat aku terlihat lebay dan berlebihan. He annoys me.

Hari Senin malem, Asdfghjkl telepon aku. Saat itu temen kosan lagi ada di kosanku karena lagi curhat-curhatan kegalauanku, pulang dari Ciwalk juga. Padahal dia jadi saksi pertama waktu aku nerima Asdfghjkl. Asdfghjkl telepon buat minta kejelasan hubungan kami karena aku bener-bener berubah. Deg. Rasanya tenggorokan ini tercekat. Deg-degan dan pengen tutup telepon aja deh kalau bisa. Tapi aku tau, aku nggak bisa lepas semuanya gitu aja.

Di telepon, dia ngebujuk-bujuk agar aku mau cerita tentang perubahan sikapku 4 hari ke belakang. Awalnya aku nggak bisa, tapi gak tau dapet kekuatan dari mana, akhirnya aku bilang, "Maaf, kayaknya hubungan kita nggak bisa diterusin lagi." oh please, itu rasanya sakit banget. Itu adalah kali pertama aku nyakitin hati cowok dengan kata-kata gitu. Dan aku meyakinkan diri untuk nggak mengulangi kata-kata itu terucap di waktu ke depan.

"Kamu kok ngomongnya gitu? Kamu kenapa?" kami diem beberapa saat. Dia lalu melanjutkan kalimatnya yang bikin aku ngerasa payah banget buat terlahir jadi seorang manusia, apalagi perempuan. Dia bilang, "Kamu jangan egois dong. Di sini bukan masalah perasaan kamu aja, tapi perasaan aku juga. Aku pertama kali pacaran lagi setelah hampir setaun sendirian."

Aku diem nggak bisa ngomong apa-apa. Aku langsung nangis. Temen kosan aku masih diem sambil ngeliat aku. Makna tatapannya seakan bilang, "Everything will be okay."

"Terus arti kita deket selama ini apa? Arti kamu ngasih-ngasih perhatian sama aku apa? Arti kamu nerima aku apa? Kamu beneran sayang sama aku, 'kan?"

Jleb. Di sms atau chat aku mungkin bisa bilang "iya" dengan mudahnya. Tapi pas ditanya langsung, rasanya kok malah hati ini kayak teriris-iris gitu. Dia seperti berontak, tidak... Tidak... Bukan dia orangnya.

"Ya udah, besok kita omongin lagi di kampus. Assalamualaikum." Dia langsung tutup telepon. Air mata yang dari tadi udah netes, langsung mengalir deras tanpa ampun. Dia seakan meluapkan kepenatannya di dalam mata dan bahagia bisa terbebas meluncur lepas. Temen kosan aku pun langsung nenangin aku dengan caranya.
***
Kemarin aja pas di telepon aku nggak bisa ngomong apa-apa, apalagi sekarang ngomong langsung? Mana di kampus lagi. Sebenarnya pengen langsung pulang. Tapi inget nasihat temen kemarin malem. Masalahnya diselesain aja, daripada berlanjut nggak enak hati sampai nanti? Sore itu kami langsung ngomong baik-baik. Selama obrolan, aku nggak pernah sekalipun tatap mata dia. Kenapa? Aku ngerasa sangat bersalah. Udah pengen cepet beres aja obrolannya. Dia nggak tau kalau saat itu juga aku berusaha menahan tangis.

"Jadi kita mau gimana?"

"Kita udahan aja ya. Percuma diterusin. Aku nggak bisa."

"Ya itu kan perasaan kamu. Kamu mikirin juga perasaan aku nggak?" dia masih mencoba buat ngundang tatapanku. Tapi aku masih selalu menghindar.

"Iya aku tau, tapi apa artinya kalau salah satu dari kita udah nggak bisa mertahanin?"

"Kamu ngomong gitu seolah kemarin-kemarin kita nggak pernah ada apa-apa tau nggak. Kenapa kamu berubah secepet ini coba? Kamu lupa ya kalau kita pernah deket, jalan bareng, saling kasih perhatian, dan kenangan lainnya?"

Lagi-lagi aku diem. Pokoknya aku banyak diemnya karena iya emang aku salah. Tapi kalau nyangkut masalah hati, aku bisa apa sih?

"Seminggu lalu kamu bilang sayang sama aku. Sekarang?"

Aku akhirnya tatap dia sebentar, lalu berpaling lagi. "Maaf, enggak." itu adalah jawaban paling jahat yang pernah aku utarakan. Maaf, maaf, maaf...


Setelah ngobrol selama sejam, akhirnya dia ngasih pertanyaan yang terakhir. "Jadi, kita mau udahan aja sekarang?"

Aku ngangguk ragu-ragu.

"Ya udah aku ngalah. Sesayang apa pun aku sama kamu, kalau hati kamu nggak bisa, aku pun nggak bisa maksa. Bener yang kamu bilang kalau aku nggak bisa berjuang sendirian. Maaf kalau aku nggak bisa bikin kamu nyaman."

END.

Akhirnya hubungan kami resmi berakhir di hari kedua belas. Aku sadar kalau ternyata perasaanku sama dia itu nggak lebih dari kagum. Kagum karena dia mahasiswa aktif, karena dia anak sholeh, karena dia famous di kampus. Ya, temenku yang nyadarin aku. Dia bisa ngeliat dari cara aku ceritain dia sebelum jadian dulu. Itu juga hanya perasaan seneng biasa karena akhirnya aku nggak kesepian lagi setelah putus.

Jatuh cinta lagi emang obat yang tepat buat ngobatin patah hati pasca putus. Tapi, move on juga nggak perlu buru-buru. Move on-lah pada waktunya. Karena nanti efeknya jadi salah move on pada orang yang salah. Kasian kan, dia nggak salah apa-apa tapi jadi pelampiasan.

Dari kejadian itu aku sadar kalau pelaku PHP nggak selamanya seneng dan haha-hihi. Contohnya ya aku. Pelaku PHP yang (ngakunya) baik hati dan tidak sombong ini, ngerasa bersalah banget udah nyakitin cowok baik yang nggak salah apa-apa. Jadi, jangan nge-judge kalau pelaku PHP itu jahat. Kalian juga harus tau kalau yang namanya hati, nggak bisa dipaksakan. Yap. Catet yaa~



"Tulisan ini diikutsertakan dalam Best Article Blogger Energy"



With love,

59 comments:

  1. Ishhh cintanya kadaluarsa nih :P
    Jadi keinget sama salah satu dialog di film Manusia Setengah Salmon yang Jessicanya bilang sama Radit kayak gini :
    "Pernah ngerasa gak sih kalo kita ini dalam satu kardus, dan salah satunya pengan pindah?"

    Gitulah pokoknya kalo enggak salah :3

    Ceritanya bikin nyesek dan ... sedikit gemes jugasih ngerasain gimana rasanya jadi Asdfghjkl yang baru aja ngerasain cinta ehh malah cuman dijadiin pelampiasan move-on -___- kak dwi kamu jahat :'( :v

    Hemm, bener jugasih ... kadang kan ada tuh orang yang bener2 kesepian pasca pisah hubungan dan tiba2 membuka hati sama siapa saja yang berniat "menghiburnya". Mungkin dalam kasus ini kak dwi secara enggak sadar masih nyari penenang buat hati yang terluka, jadinya mudah deh nerima orang lain gitu aja.

    Keren ceritanya, antara nyesek dan ... gemes jugasih kalo misalnya jadi Asdfghjkl Hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kok kadaluarsa? Haha iya iya ada dialog semacam itu di film itu.

      Iyaaa aku jahat banget ngerasa kok:( tapi gimana dong kalau hati aku nggak di sana?

      Delete
    2. iyaaa kan awalnya ngasih hati, tapi berhubung si kampret mantan kembali ... lah malah udah mulai agak berkurang dah perasaannya sama si Asdfghjkl ( buset dah namanya susah amat -_- )

      Gak papa kak, kadang kita itu perlu menjadi manusia jahat :D

      Delete
    3. Oh iya bener kadaluarsa-___-

      Bukan jahat sih, egois lebih tepatnya. Hehe.

      Delete
  2. Ya. Move on pada waktunya itu kapan? Hehe. Tergantung masing masing orang juga mungkin ya. Semoga bisa menemukan yang tepat nanti ya, saat kamu benar benar sudah siap menjalani yang serius^^

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Kaklin. Move on 2 hari juga kalo udah waktunya ya lancar-lancar aja kayaknya.

      Alhamdulillah udah bisa kok Kak :)

      Delete
    2. Alhamdulillah. Akhirnya. Sudah bisa dong ya nulis yang riang gembira? Hehehe. Semangat move on. Wujudkan mimpi, pantaskan diri^^

      Delete
    3. Iya alhamdulillah Kaklin :)

      InsyaAllah. Inspiratif banget Kaklin nih.

      Delete
  3. wi, gue lagi bingung sama sikap cewek -_-
    lo posting kayak gini, bzzzzz

    cewek itu emang susah ditebak
    ini gue curhat loh itungannya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya postingannya nyambung ya haha.

      Ya kalo gampang ditebak bukan cewek :D

      Delete
  4. Hihi *Ada orang yang lagi sedih malah diketawain.

    It's OK kok, Dwi. Move on bukan perkara gampang. Itu tandanya rasa kamu ke (maaf) mantan kamu itu memang perasaan yang tulus. Justru kalau kita bisa segampang (dan secepat) itu pindah dari satu hati ke hati yang lain (baca: dari satu hati ke satu pelarian) artinya apa hayo? Haha.

    Tulisannya bagus, btw meskipun nama tokohnya aneh. Itu nama asli ya ._. Haha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Jahat Kak Tyar-_____-

      Bener banget. Tapi untung rasa itu udah hilang sekarang. Artinya ya nggak sayang tulis. Kali :D

      Nggaklah Kak, itu nama disamarkan. Semacam Reportase gitu hahaha.

      Delete
  5. Free pukpuk buat kak Dwi, semoga perasaan bersalahnya cepat hilang dan cepat move on juga. To tell you the truth, postingan ini membuat gue tambah yakin bahwa cewek-emang-ga bisa-ditebak.

    Gue pernah deket sama cewek sebut saja yuiop, kita udah dekeeet banget tapi ga jadian jadian, karena emang gue dan dia ga mau pacaran. Gue juga udah tau kalo sebelumnya si yuiop ini udah suka sama cowok lain sebut saja qwerty. Pada suatu hari, gue dan yuiop jalan berdua, dan dia bilang "gue kayanya udah ga bisa deh" terus gue tanya balik "ga bisa kenapa? ulangannya susah?" "ga bisa ngelanjutin kita.." "kenapa? bukannya qwerty hampir jadian sama cewek lain?" "iya, tapi sekarang kayanya udah menjauh gitu"

    BUMI GONJANG GANJING. TRS SELAMA INI AKU APAA?

    .... yaudah, namanya juga perasaan, ga bisa dipaksain. The end.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Btw gue jatohnya curhat abis-_-

      Delete
    2. Alhamdulillah sih sekarang udah nggak begitu. Meskipun emang kalo ketemu suka jadi ngerasa bersalah, tapi semoga dia cepet dapet yang lebih baik :D

      Haha iya curhat abis. But never mind. Iya cewek emang susah ditebak. Makanya beruntung kalo udah bisa dapetin hati cewek sepenuhnya. Karena move on dari mantan itu hal yang menurut aku bener-bener susah.

      Delete
  6. Realitas banget cerita. Pasti banyak yang ngalamin atau ada diposisi kamu saat itu. Baru putus, pacaran, tapi masih belum move on sama yang dulu, tapi mungkin endingnya gak sejahat kamu. Kadang orang cuma ngefatwa kalo cowok itu jahat, padahal gak selama jahat.

    Nama tokohnya keren, tapi cuma mau nanya kalo tiap kali nulis nama tokohnya itu hapal atau ngecopas dulu sih? Penasaran..

    Bener banet tuh, berjuang sendirian itu emang menderita dan butuh tenaga yang ekstra, tapi kadang percuma juga sih kalo cuma sendirian yang berjuangan, yang satunya cuma asik kipas-kipas aja

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehe iya Kak, makanya aku mau ngelurusin pemahaman orang kalo PHP selalu cowok. Dan pelakunya selalu haha-hihi setelah ngasih harapan kosong.

      Kepo banget-_- nggak dong. Itu kan sederetan keyboadr. Coba perhatiin deh. Asdfghjkl. Yang satu lagi Zxcvbnm. Gampang Kak :D

      Makanya, rundingin dulu. Mau dilanjut atau pisah aja. Karena kalo bertahan juga pasti lama-kelamaan capek bertahan sendirian.

      Delete
  7. cewek mah emang gitu ..... sama persis kayak kejadianku dulu dwi. tapi saya ada diposisi adxcmb yang kamu PHPin. Rasa sakitnya sampe sekarang loh. jangan2 mantanmu yang itu juga. apalagi cuman 12 hari. wong saya dulu di gituin 1 bulan sajah pengen makan tu orang :D hahahahhahaahha.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kayaknya kisah itu yang kamu tulis di blog ya Bang? Huehe.

      Aku malah mikirnya kalo makin lama, makin susah. Makin banyak kenangan. Hmm, ya tau sih pasti sakit hati. Makanya aku berdoa semoga dia cepet dapet pengganti yang lebih biar sakit itu perlahan-lahan sembuh. Meskipun gak seutuhnya.

      Delete
  8. emang susah siiih nglupain mantan yang udah setahun lebih paaran, tapi bukan berarti kita musti ngebet move on dengan mencari pengganti mantan secara instan, dan akhirnya mlah kita ngambil tindakan gegabah ujung"nya PHP. Semoga kejadian itu gak terulang lagi yaaa dwi :)
    Cemunguuuddd.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya bener Mbak, gegabah banget sih itu. Tapi dari situ jadi punya pelajaran baaru juga. Aamiin jangan sampe :)

      Delete
  9. Beuh, walaupun panjang tapi entah kenapa gw bacanya sampe selesai, haha.. Ini cerita lo beneran kan? gila, kompleks banget ya.. tapi emang bener sih kalo move on itu harus di waktu yg tepat.. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Haha makasih udah baca sampe beres.

      Iya ini kisah nyata, makanya namanya disamarkan. Semoga yang baca bisa dapet pelajaran juga sih. Sip. Bener banget :D

      Delete
  10. Dari atas sampek bawah wew gue baca nya serius amat ampek nggak kedip :v hehehe . abis nya enak banget ceritanya kaka dwi bener enak banget deh .

    Bingung sma kak dwi milih nya Zxcvbnm atau asdfghjkl ( wadyh namanya susah amat kak dwi nggak ada nama lain yak ??? hehehhe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Masa nggak kedip sih._.

      Nggak ada Bib, itu nama satu-satunya :D

      Delete
  11. okeee, ini cerita tentang elu yang baru putus dan udah jadian lagi, sementara mantan loe mau ngajak balikan. Cukup dramatis,
    dan satu hal,, gue baca cerita ini disaat kita beda status. Oke gue jomblo, dan itu nyesek..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mantan nggak ngajak balikan geh, dia cuma ngehubungi doang-__-

      Hahaha ya terus kalo kamu masih jomblo kenapa Wil?

      Delete
  12. wah, gue malah merasa kasian sama si Asdfghjkl -_- kamu PHPin gitu cuma buat perantara move on. woakwoakwoa

    semoga dia gak nyesek ya kak kamu putusin secepat itu. apa lagi ampe bunuh diri :D *jangan sampai

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ya kan nggak sadar juga Fie. Hati emang susah ditebak.

      Nyesek sih pasti, tapi bunuh dirinya yang jangan :D

      Delete
  13. waduh.. aku antara mau bilang 'kakak kasian baru putus sama zxcv...' ato 'kakak jahat banget sih gituin Asdf... '.. sumpah aku gak tau

    oiya, ngomong masalah mantan aku belum pernah punya mantan yang bener2 mantan. si dia masihorang pertama. jadi pernah dulu bilang putus tapi gak nyampe 2x24 jam udah baikan dan balikan.. sampe detik ini :D #sujudsukur

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ya udah bilang aja,"Kakak mau sekalian isi ulang pulsanya?"

      Yah malah curhat dia. Haha nggak papa, bagus kalo gitu. Dijaga biar nanti jadi mantan kalo udah mau ke pelaminan aja.

      Delete
  14. Sebenernya move on itu sulit lohh..

    ReplyDelete
  15. perempuan itu sulit di tebak isi hatinya. udah tahu cowoknya selingkuh, bikin sakit hati tapi kenapa masih enggak bisa keluar dari bayang-bayangnya.
    masih bisa memaafkan karena sayang atau karena apa? cinta itu juga enggak kalah anehnya.

    itu semua hanya perasaan sesaat karena ngerasa kesepian abis putus, dan momennya pas. ada yang datang mengisi saat hati butuh perhatian. harusnya bisa membedakan antara kagum dengan sayang sebenarnya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya emang nggak ngerti sih. Tapi kalo sekarang diinget-inget, ngerasanya malah kayak, "Kok bisa ya dulu segitunya?"

      Bener Bang, makanya buat cowok jangan ngedeketin pas cewek baru move on. Takutnya kayak gitu sih~

      Delete
  16. memang perempuan itu hatinya susah ditebak, hati gue susah diebak juga nggak yakkk..behehhehehehehe...

    ahh, gue suka kata kat kamu da cc Dwi, memang setelah putus, kita jangan buru buru sok sok suka atau mencari pelampiasan karena justru malah memperparah keadaan. bahkan bisa jadi seharusnya kita move on dari satu orang jadinya move on dari dua oraang, yahhh makin susah dah...jadi ya udah sendri dulu sampai bisa sembuh dan bisa temenan lagi sama mantan, udah deh and let's see what happen next :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hmm... Susah nggak ya... Yang jelas sih punya hati ya Kak :D

      Iya emang bener. Jadinya ada orang yang tersakiti gara-gara kita yang gegabah.

      Bener Kak, kalo masih sanggup sendiri, daripada nyari orang yang salah, ya nikmatin aja dulu. Nanti juga pasti ada jodohnya :)

      Delete
  17. Wahh... kasian cowonya serius, dia kan udah bener-bener sayang.
    kalo diliat dari ceritanya mah bukan sayang lagi tapi sayang banget tuh cowo.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya kayaknya sih, tapi... Ya sudahlah..

      Delete
  18. Begitulah cewek... Repotnya itu kalau di tembak... Bilangnya nggak bisa jawab sekarang, butuh waktu buat mikir... Itu si cowok siapalah namanya pasti perasaannya kayak ngejawab soal UN, terus pengawasnya melotot di depan... Hatinya pasti kacau... Ini mau nungguin My Hooney Dwi selesai mikir apa enggak... Harus berapa hari, ato berapa taun aku harus menunggu...

    Jadi ini inti masalahnya bukan PHP sih... Tapi kagak bisa Move On dari mantan... Emmm... Aku gak tau sih Kak, tetep mikirin mantan itu bener atau enggak... Tapi menurutku sih, ya jangan terlalu berlebihan, sampek ngacauin hubungan Kak Dwi ama cowok "entahlah siapa namanya"... Kayaknya tuh cowok yang "entahlah siapa namanya" bener-bener sayang deh ama Kak Dwi... Mungkin dia bisa jadi lebih baik dari cowok "entahlah siapa namanya" sebelumnya, yang jadi mantan Kak Dwi...

    Terakhir... Mantan itu emang nggak harusnya dihilangkan, tapi juga nggak seharusnya diharapkan...

    Okeh, aku Dali Kewara... Yang Insya Allah bakal jadian ama Yuki Kato dimasa depan, dan membuat syok si Huda... Salam keren dari kayangan...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha sotoy ah kamu Dal. Aku itu pertama kali minta waktu buat jawaban. Mungkin karena saat itu masih ragu kali ya.

      Tapi gara-gara susah move on jadi ngePHPin orang-_-
      Mungkin. Tapi ya pada akhirnya kami juga hidup di jalannya masing-masing. Semoga dia juga bahagia.

      Yang jelas, kalo udah nemu orang yang pas, mantan dengan sendirinya terlupakan kok Dal.

      Closingnya apa banget-___-

      Delete
  19. gue juga baru aja ngalamin ini dwiw, rasanya nyesek banget deh.
    tapi mungkin endingnya wi :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kak Heeennn jangan flashback plis:( maaf ya ceritaku malah ngingetin kamu sama dia.

      Delete
  20. dwi jahat...
    kasian banget cowoknya di-iya-in abis itu 12 hari diputusin. sesingkat itu...
    oh men..

    ini kalo nambah 2 hari lagi, 14 hari bisa tuh diputerin lagunya kangen band 14 hari...

    ceritanya nyesek banget deh Wi...
    kenapa konflik ini enggak dijadiin cerpen aja, bagus wi.. gue telah terlarut ke dalam ceritanya...
    ah gue lemaaah..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya aku salah Bang, tapi kan saat itu emang lagi... Ya gitulah.
      Dasar kangen band lovers-_-

      Nah, aku juga baru kepikiran Bang. Ntar deh coba siapa tau konfliknya bikin makin kamu terhanyut lalu hilang tenggelam di laut.

      Delete
  21. wah nama cowoknya abstrak semua .___.
    kadang emang susah bedain kagum dengan cinta
    masih banyak orang yang terperangkap suatu hubungan berlandaskan kekaguman semata. #tsaaah
    lain kali gak usah buru2 dwiw kan gak ada yang ngejar XD

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tapi nggak seabstrak mukamu Bang =)))

      Iya Bang, kan jadi punya pelajaran dari masa lalu yang buruk itu. Meskipun harus nyakitin dulu orang lain sih.

      Delete
  22. Aku udh nahan-nahan untuk tidak komentar. Tapi apa daya, diem itu gak enak juga ternyata.

    Ehm. Aku pengen mulai dari pas pertama kali kak Dwi dilahirkan. Tapi karena kelamaan, mending aku mulai dari waktu zxcvbnm dilahirkan. *eh sama aja ya

    PHP di cerita ini bukan kepanjangan dari pemberi harapan palsu, menurutku ini lebih ke pemberi hubungan palsu.

    Di mana Kak Dwi saking sakit hatinya karena berkali-kali diselingkuhin, tapi dianya malah mengulangi kesalahan yg sama terus menerus. Akhirnya ada sedikit dendam ketika ada orang baru yang terlihat bisa menggantikan.

    Jadi buat aku sib fair-fair aja ya. Kak Dwi udah disakiti, kak Dwi juga dengan ekstrim menyakiti (meskipun itu untuk orang yang berbeda). Tapi fairnya adalah, ada pemahaman baru bahwa enggak selamanya menyakiti itu haha-hihi. Justru ada beban merasa bersalah di baliknya.

    Boleh jadi si zxcvbnm sangat2 merasa enggak berguna ketika dia enggak bisa ngaku ke kak dwi kalo dia udah bosen atau apalah, dia terlalu takut untuk tell the truth. Akhirnya dia hanya nyari-nyari kesalahan (seperti selingkuh) agar kak Dwi yang mutusin dia. Gitu. Jadi dalam permainan cinta, si tersangka dan si korban juga sama sakitnya.

    Jadi tunggu apa lagi? Ayo pilih Jokowi.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kamu mau komentar openingnya udah kayak opening postingan ya Hud. Haha.

      Hmm, ya fair sih. Tapi kesannya kayak aku balas dendam. Udah disakiti jadi menyakiti. Ya sebenernya kan menyakiti juga nggak sengaja. Gara-gara salah tafsir sama perasaan aja :D

      Ya nggak pedulilah sama Zxcvbnm niatnya mau gimana. yang jelas kehidupan kami udah bahagia di jalan masing-masing sekarang.

      Jadi tunggu apa lagi? Ayo berkarya!

      Delete
  23. wah sayang banget nggak dicoba jalani dlu, biar cinta datang setelah terbiasa :)) soalnya si A baik hehehe...
    tapi yaudahlah itu udah jd keputusan kamu.
    cewek suka gitu ya, klo udah cinta beneran cowonya selingkuh berkali2 juga dimaafin, untungnya km dah putus ma org kayak z

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya itu udah dicoba Kak, tapi mungkin emang hati nggak bisa bohong ya. Alhamdulillah sekarang juga udah dapet yang bisa bikin lebih nyaman :))

      Iya nggak ngerti lagi deh hehe.

      Delete
  24. kaaak aku setuju banget sama postingan ini.
    I also ever did this. Saya pacaran 4 tahun, dan move on bukan lah perkara mudah ketika semua ingatan rasanya sudah melekat di kepala dan belum lagi setiap sudut kota ada juga kenangan dengannya.
    Kemudian datanglah seseorang yang hebatnya bisa bikin nyaman. dan akhirnya jadian. tapi ya gitu, nyaman yang ada ternyata cuma nyaman gara gara kita kesepian dan ada yang perhatian. Suka kepada dia hanya sebatas kagum, ternyata itu belum berarti kita harus memiliki dia dan harus mengobati hati dengan dia.
    lambat laun saya sadar, seperti nya kita harus merapikan berantakannya hati ini sebelum ada lagi yang berusaha merapikan. orang lain misalnya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. That's right. Ya ibaratnya itu hati udah ditinggal pergi gitu aja. Ya kita harus ngerapiin sendiri, toh kita yang lebih tau gimana kondisi awalnya. Kalau tiba-tiba dirapiin orang lain, mereka nggak tau gimana kondisi awalnya. Yang ada malah salah ngerapiin jadi tambah berantakan :))

      Delete
  25. kak dwi afgan. iya sadis kaya lagunya afgan haha :p
    abisnya cepet banget langsung diputusin gitu, kan kasian si asdgkhkqm atau siapalah itu. pasti dia lagi sayang-sayangnya banget. ibarat bayi yang baru beberapa hari lahir, lagi lucu-lucunya, lagi gemes-gemesinnya. aaaah jadi ikutan gemes sama ka dwi ><
    tapi emang sih yaa, cewek itu hatinya susah ditebak. semoga engga nyesel ya ka sama keputusannya :) dan semoga si asfgjalk atau siapalah itu, ngga mengalami masa-masa galau. kasian :D
    coba kalo digenepin deh kak sampe 2 minggu gitu

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, mungkin efek mantanan sama Afgan kali ya Ul :(

      Hehe iyaaa aku ngerasa sih dia emang sayang banget. Tapi semakin dia sayang, semakin lama hubungannya dijalani, aku malah semakin ngerasa bersalah coba.

      Alhamdulillah enggak kok. Kalo galau pasti ada, tapi semoga cepet dapet kebahagiaannya aja :)

      Delete
  26. Dan artikelnya menang... selamat ya.

    Move on emang harus pada waktunya

    ReplyDelete
  27. Bener banget nih kak, ini artikel bikin galau banget. Sumpah deh, kasian banget ya cowoknya, tapi yang namanya hati nggak bisa dipaksain. Mending sakit hati diawal daripada harus menjalani tanpa ada perasaan sama sekali. Keputusan yang tepat kak :D

    Iya kak, pelaku PHP tak sepenuhnya salah. Terkadang pelaku PHP juga harus menyesuaikan keadaan. Kaya yang kk lakuin itu sebenarnya sih bukan php, hanya saja mungkin yang jadi korban merasa diphp-in.

    Kalo cinta hanya karena perasaan kagum krn apa yg telah dilakukannya itu memang terkadang hanya cinta sesat kak. Nggak benar-benar cinta, terkadang kan juga ada tuh orang yang langsung jatuh cinta padahal si cowo badboy tapi tetap aja cinta. Nah biasanya itu yang benar-benar cinta :D

    Entah kenapa orang yang baru putus itu hatinya rentan banget ya kak untuk orang lain, tapi terkadang lama-kelamaan ternyata itu hanya rasa nyaman. Dan akhirnya pudar seiring waktu..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hihihi aku nularin virus galau banyak banget yaa._.
      Iya pemikiranku sama kayak pemikiran kamu. Aku udah nyoba buat dipertahanin tapi tetep nggak bisa. Daripada lebih nyakitin ya sudahi aja.

      Bener banget. Ya intinya pinter-pinter buat ngerasain hati deh. Toh nggak selamanya hati juga bener. Hehe.

      Delete

Komentar gratis, curhat gratis, iklan bayar!

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...