Wednesday, 30 November 2011

Cinta Takkan Salah (Part 4)

No comments:
Senyum Disni tiba-tiba mengembang. Entah, dia senang sekali diberi julukan 'bintang kecil'. "Iya Kak makasih ya..."


Perbincangan pun selesai. Disni segera kembali ke ruang tunggu. Mama sudah ngomel-ngomel karena dokter telah menunggu.


♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥






"Makanya kalau mama bilang tuh nurut. Gini kan jadinya? Kamu tuh ya malem-malem teleponan terus. Teleponan sama siapa sih?" tanya mama disela nasehatnya.

Disni speechless. Ia terdiam. Bingung harus jawab apa.

"Disni, kamu denger mama kan?" Mama menatap Disni untuk meyakinkan.

Disni mengangguk tanpa menatap Mama. Sebenarnya dia ingin sekali jujur pada Mamanya, tapi dia takut untuk mengakuinya. Ya, yang Disni butuhkan saat ini hanyalah, waktu....

"Ya udah gih kamu istirahat aja sana ya, jaga kesehatan. Jangan tidur malem-malem juga," nasehat Mama.

"Iya Mah," jawab Disni sambil beranjak pergi ke kamarnya.


♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥


Disni terus memandangi layar hpnya. Berkali-kali dan terus-terusan. Dia sangat berharap Endra menghubunginya atau sekedar mengiriminya pesan singkat. Tapi berkali-kali dia melihat, tak ada juga sms dari Endra.

"Kak Endra kemana ya? Kok gue gak enak hati gini gak ada kabar dari dia?" Disni menggumam.

Aduh Disni.... Bego banget sih lo. Lo kan cuma adiknya dia doang, ngapain mesti khawatir sama Kak Endra? Lo nggak boleh ngarep lebih apa-apa dong Dis nyadar.... Batin Disni mengomel.

Tak terasa Disni tertidur cukup lama ketika dia sedang mendengarkan MP3 di hpnya. Pukul 8 malam dia terbangun. Dia mencari hpnya, segera ia melihat apakah ada sms dari Endra atau tidak. Ya, entah kenapa semakin hari perasaan Disni pada Endra semakin bertambah.

Disni sendiri bingung dengan perasaannya sekarang. Mungkin dia memang sudah sangat bergantung pada Endra. Dia sudah benar-benar menyayangi Endra. Ya, perasaannya sudah lebih dari seorang adik. Entahlah....


♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥


Sebulan berlalu. Akhir-akhir ini Disni tak sedekat dulu dengan Endra. Endra semakin sibuk dengan kuliahnya, sementara Disni?

Dia kangen. Disni bingung kenapa tiba-tiba perasaannya jadi berubah seperti ini. What's this love? Oh no! Batinnya.


TO BE CONTINUE.


*sori dikit banget, lagi macet nih idenya ehehe*

Tuesday, 29 November 2011

Cinta Takkan Salah (Part 3)

No comments:
Ternyata dia tersandung di tangga kecil di ruang tamu.

"Mama bilang hati-hati sayang!" teriak mama lagi.

"Iya mah, ini kesandung dikit," ujar Disni sambil sedikit merintih mengelus lututnya. Tapi dia segera kembali melangkah dengan wajah penuh dengan keceriaan.



♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥


"Halo Key," sapa Disni dengan wajah yang masih tetap ceria.

Sepanjang jalan dari gerbang sekolah ke kelas, semua orang yang Disni kenal disapanya. Entah kerasukan setan apa, hari ini dia benar-benar ceria.

"Aneh banget kamu."

"Aneh apa sih? Aku ceria malah dibilang aneh. Gak suka ya liat aku kayak gini?"

"Ya nggak gitu juga Dis, kamu biasanya..."

"Key, kamu itu sahabat aku. Jadi aku pengen kamu seneng liat aku seneng. Ya," Disni memotong ucapan Key dan beranjak pergi.

Dis, plese dong aku cuma pengen lo jaga jarak sama Kak Endra. Aku cuma mau kamu gak ganggu hubungan orang. Aku kasian sama kamu, takut kamu kena karma. Batin Key sedih.


♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥


"Halo Dek..."

"Eh iya Kak," ujar Disni santai.

Memang sejak tiga hari terakhir ini Disni dan Endra sering bertelepon-telepon ria. Entah mengapa, sejak kenal Endra 2 tahun lalu Disni merasa ada seseorang yang berbeda. Meskipun mereka kenal 2 tahun lalu, tapi mereka baru bisa saling kontak-kontakan tahun kemarin. Dan di tahun ini mereka malah semakin lebih mengenal.

"Kok diem?"

"Nggak papa Kak, hehe ini lagi main game soalnya."

"Yah gak asik nih, kalau main game Kakaknya didiemin dong?"

"Enggak kok Kak, buktinya ini aku ajak ngobrol," Disni membujuk.

"Ya udah deh Kakak takut ganggu,"

"Eh iya iya aku gak main game lagi. Teleponan sama Kakak aja ya."

"Haha iya dong. Kakak kangen nih," canda Endra.

"Haha bener kangen? Buktinya apa?"

"Ini bela-belain telepon adek malem-malem," suara Endra terdengar serius.

Sejenak Disni terdiam. Ya Tuhan, jangan biarkan gue punya perasaan lebih sama dia... Disni membatin.

"Dek,"

"Eh maaf Kak,"

"Tuh kan diem. Dicuekin nih Kakaknya.."

"Haha iya iya maaf Kakak ganteng."

Selama 2 jam kurang mereka asik dalam perbincangan di telepon.


♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥


Hari itu Disni tidak bisa pergi ke sekolah karena sakit. Segera dia membuat tweet di twitter.


Badan gue nggak enak bgt :(


Setelah membuat surat untuk sekolah, mama segera membawa Disni ke dokter untuk diperiksa. Memang keadaan badannya sedang tidak begitu baik.

Disni dan mama menunggu dengan tenang di ruang tunggu. Tiba-tiba handphone Disni berbunyi. Dia melihat layarnya dan tertera 'Kak Endot'. Oh My God dia ngapain telepon? Batin Disni panik.

"Kenapa Dis?" tanya mama heran melihat tingkah anaknya.

"Bentar mah," Disni berlari ke tempat yang agak jauh dari mama.

"Halo," sapanya begitu telepon diangkat.

"Dek, kamu sakit ya? Kenapa nggak bilang?"

"Aduh maaf Kak, nanti aku cerita deh ya. Ini mau periksa dulu."

"Oh ya udah kalo gitu. Cepet sembuh ya bintang kecil,"

Senyum Disni tiba-tiba mengembang. Entah, dia senang sekali diberi julukan 'bintang kecil'. "Iya Kak makasih ya..."

Perbincangan pun selesai. Disni segera kembali ke ruang tunggu. Mama sudah ngomel-ngomel karena dokter telah menunggu.



TO BE CONTINUE.

Cinta Takkan Salah (Part 2)

No comments:
Disni tiba-tiba terdiam. Ya ampun Key bener, gue gak boleh terlalu deket sama Kak Endra. Gue gak boleh nyimpen rasa sama dia. Dia udah punya cewek... Batinku sedih.



♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥


Disni membuka mention. Dia berharap ada mention dari Endra. Dan matanya tiba-tiba berbinar begitu melihat nama Endra dalam mentionnya.

"Yes."

"Kenapa Ni?" tanya Key begitu tiba di kelas dan duduk di sebelah Disni.

"Ah enggak, itu kok..." Disni segera menyembunyikan hpnya ke belakang punggungnya.

"Udah gak usah umpet-umpetan gitu. Aku tau pasti mention dari Kak Endra kan?"

Sekuat tenaga Disni menggeleng.

"Disni sayang, denger aku deh. Kamu itu harus jaga jarak sama Kak Endra. Dia udah punya cewek Dis. Kamu gak mau kan ngerusak hubungan orang?"

Disni terdiam. Sesaat dia teringat.Ya, dia hanya adik angkatnya Endra dan memang seharusnya hanya sebatas itu.

"Kamu ngerti kan maksud aku?"

Disni mengangguk.

"Ya udah, kamu berusaha jaga jarak aja sama dia ya. Aku tau Kak Endra itu orang baik, tapi kamu jangan salah artikan kebaikan dia juga ya," Key menasehati.

"Iya Key, makasih ya."

Key tersenyum.


♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥


Malam itu Disni tiba-tiba mendapati sebuah pesan singkat. Dia segera membukanya dan ternyata...... Endra.


Malem bintang kecil :)


Disni terkejut ketika mendapati isi sms itu. Apa maksud smsnya? Ngapain dia panggil gue bintang kecil? Batin Disni.

Tanpa berlama-lama lagi, dia segera membalas sms itu.


Malem juga kak :D ada apa?

Tak perlu menunggu lama, Disni segera mendapat sms balasan dari Endra.


Gpp kangen aja :p


Cie kngn sm aku haha


Iya kngen bntang kecil :) ntar mlm kaka boleh telp gak?


Disni terkejut. Telepon? Ada hal pentingkah yang gak bisa diucapkan lewat sms?


Telp? Ada prlu kak?


Liat nanti deh. Boleh ya?


Dengan hati penuh rasa penasaran, Disni mengiyakan.


♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥


Pagi itu Disni bangun dengan semangat. Biasanya dia malas untuk sarapan, kini dia malah sangat bersemangat untuk sarapan pagi. Dan ternyata, perbincangannya dengan Endra tadi malam sukses membuatnya nge-fly pagi ini.

"Dis, kok ceria banget muka kamu?"

"Ah perasaan mama aja kali," Disni tersenyum pada mama.

"Ah pasti ada sesuatu ya? Pah, liat nih anaknya lagi falling in love," ledek mama.

"Mama apaan sih. Udah ah Disni berangkat sekarang." Disni berpamitan pada mama dan papa.

Papa hanya berbengong-bengong ria melihat tingkah anak pertamanya hari ini.

"Hati-hati sayang," teriak mama dari ruang makan.

"Aduh!" jerit Disni.

Ternyata dia tersandung di tangga kecil di ruang tamu.

"Mama bilang hati-hati sayang!" teriak mama lagi.

"Iya mah, ini kesandung dikit," ujar Disni sambil sedikit merintih mengelus lututnya. Tapi dia segera kembali melangkah dengan wajah penuh dengan keceriaan.



TO BE CONTINUE.

Monday, 28 November 2011

Cinta Takkan Salah (Part 1)

No comments:
Bloga.....
Gue mau coba bikin cerbung di blog gue ya. Dulu gue pernah bikin tapi gak gue lanjutin hahaha
Gue harap sih buat cerbung yang ini gue bisa sukses ngepost dan tamatin ceritanya.

Oke, gak usah banyak bacot. Yuk mulai! Cekidot and enjoy ya ;;)







♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥


Dear diary.........

Hari ini gue bahagia banget. Bayangin aja, cowok itu ngehubungi gue! Sayangnya gue sama dia cuma adik kaka aja. Berharap sih gue bisa lebih sama dia, tapi gue sadar.......... huft ceweknya cantik :(

Tapi gak papa deh, udah jadi adeknya dia aja gue udah seneng. Dia orangnya perhatian banget! Diary, gue berharap banget bisa lebih dari ini sama dia. Maaf Tuhan kalau gue jahat :(




Disni menutup diary pink-nya dan segera menyimpannya di laci kecil dalam lemari. Ya, saat ini dia sedang naksir seseorang yang ia temukan dari jejaring sosial--Twitter. Namanya Endra. Entah sejak kapan Disni menyimpan rasa itu, yang jelas saat ini, ia dan Endra semakin dekat. Meskipun umur Endra 3 tahun lebih tua dari Disni.

Disni terdiam. Ia terus membayangkan Endra walaupun sebenarnya mereka belum pernah bertemu.

"Ya ampun kok gue kefikiran Kak Endra terus ya?" batin Disni.

"Diiisss...." panggil mama dari bawah.

Disni segera turun ke bawah dan menghampiri mama.


♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥


"Hai Dis, kemarin kemana? Kok nggak ikut acara sih?" sapa Argi yang berpapasan bertemu Disni di gerbang sekolah.

"Eh hehe iya maaf ya Gi, kemarin aku disuruh mama pulang cepet. Biasa lah mama gak mau aku pulang telat,"

"Ya ampun dasar anak mama hahaha," canda Argi.

Disni hanya tersenyum.

"Eh btw nih, kamu lagi pdkt ya?"

Ya ampun ngapain tanya-tanya hal gitu sih lo Gi! Batin Disni. "Eh aku duluan ya. Dah..."

"Eh itu anak ngapain ngehindar? Orang gue cuma mau tanya juga. Dasar..." Argi ngedumel.


♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥


Istirahat tiba. Key--sahabat terbaik Disni mengajak Disni ke kantin. Tapi Disni malah lebih memilih tinggal di kelas. Akhir-akhir ini dia malah lebih senang dengan dunia twitter-nya.

"Pasti sama Kak Endra lagi?"

"Hehe..." Disni cengengesan.

"Awas kamu nangis nanti gara-gara dia. Inget, dia udah punya cewek."

Disni tiba-tiba terdiam. Ya ampun Key bener, gue gak boleh terlalu deket sama Kak Endra. Gue gak boleh nyimpen rasa sama dia. Dia udah punya cewek... Batinku sedih.



TO BE CONTINUE.

Sunday, 27 November 2011

Oh My Indonesia☺

No comments:



Indah.

Cantik.

Segar.

Bangga.


Itu adalah sebagian kata yang bisa gue ungkapkan untuk menjadi seorang Indonesian ☺

Sebuah negara yang sangat kaya akan Sumber Daya Alam dan Sumber Daya Manusia. Bahan tambangnya juga tidak kalah kayanya.

Negara yang memiliki lahan tanah, sawah, hutan, dan laut yang luas. Bahkan Indonesia termasuk salah satu negara yang hutannya menjadi paru-paru dunia, yaitu di Pontianak.

Gue lahir di tanah Indonesia tercinta dan tumbuh di sini pula. Gue bangga menjadi seorang warga negara Indonesia. Negara yang tidak mudah menyerah, negara yang selalu bergotong royong, semangat dan hal-hal baik lainnya.


Rasa kesatuan terasa semakin erat ketika atlet-atlet Indonesia berjuang di lapangan. Seperti bulu tangkis, voli, sampai sepak bola.

Semua rakyat kompak untuk saling memberi dukungan. Semua bangga saat kemenangan Indonesia. Semua bahagia dan bersorak-sorai.



Tapi kini...

MIRIS.

Ya, hanya satu kata itu yang bisa gue ungkapkan untuk negara gue sekarang.

Ibu Pertiwi menangis, melihat negara kita seperti ini.

Udah gak ada lagi gotong royong, budaya-budaya tradisional mulai punah. Orang-orang Indonesia sendiri sebagian lebih memilih budaya luar dibanding budayanya sendiri. Bahasa-bahasa daerah udah banyak yang hampir hilang.

Penebangan hutan secara liar udah marak banget, sawah-sawah udah hampir hilang karena bangunan-bangunan gedung, perumahan dan bangunan baru lainnya.


Kenapa sama negaraku ini?


Gue sendiri kadang bingung, ini semua salah pemerintah atau masyarakatnya?

Jujur, gue bener-bener miris ngeliat keadaan Indonesia kayak sekarang.

Ricuh dimana-mana, demo, dan apalah yang menurut gue mereka-mereka itu demo gak bisa pake otak! Justru demo yang rusuh di jalan itu mereka-mereka yang otaknya kurang. Mereka lebih mentingin otot.

Harusnya, apalagi demo sekarang banyaknya itu mahasiswa. Ya ampun, mau jadi apa negara kita ini? Jadilah MAHASISWA YANG BERPENDIDIKAN! Belum lagi, sekarang udah ada pelajar yang udah berani-berani tawuran. Kebanyakan nonton sinetron kali yah hufttt -__-

ini harus jadi perhatian lebih lagi untuk orang tua dan sekolah. Terutama buat siswanya sendiri juga sih. Kita itu pelajar, tugasnya belajar. Bukan bertengkar. Kalau mau bertengkar, bertengkar lah pakai otak. Bikin harum Indonesia.


Pesan gue buat semua mahasiswa-mahasiswa/i dan semua siswa-siswa/i....

Bikin Indonesia bangga punya orang-orang berpendidikan kayak kalian. Bikin Indonesia jadi negara yang punya nama di mata dunia. Bikin Indonesia jadi negara yang bisa jadi negara maju karena kekompakan masyarakatnya!

Buat semua masyarakat Indonesia, ayo kita saling menggenggam tangan. Jangan pernah lepas tangan ini. Kita sama-sama berjuang demi kemajuan Indonesia. Sebenernya Indonesia kayak gini karena masyarakatnya juga yang lemah. Kita mudah terpengaruh dengan hal-hal yang sama sekali gak penting.

Gue percaya, Indonesia itu bisa menjadi negara maju. Negara yang bisa sejajar dengan negara-negara besar di dunia kalau semua masyarakatnya kompak!

Minimal dimulai dari diri kita sendiri, mulai dari yang kecil-kecil dan dimulai dari saat ini! Kalau nggak dari sekarang, mau mulai dari kapan lagi?

Kita nggak tau kan kapan waktu kita tiba?


So, ayo kita buat Indonesia jadi negara yang maju! Kalau negara Indonesia bisa maju, siapa lagi yang bangga dan puas? Pastinya kita, para masyarakat-masyarakatnya juga :))))



I LOVE INDONESIA and I'M PROUD TO BE INDONESIAN :)


Monday, 21 November 2011

Never Give Up!

No comments:


Hidup itu................ Butuh perjuangan.

Kita lahir, balita, tumbuh abg, remaja, dewasa dan lansia. Itu semua butuh perjuangan.

Kita lahir butuh perjuangan. Perjuangan untuk lahir dan bertahan hidup di dunia ini. Kita udah ditakdirkan lahir sebagai pemenang. Maka dari itu.......

NEVER GIVE UP!


Kita tumbuh menjadi dewasa butuh perjuangan. Belajar berjalan, berbicara, jongkok, bahkan berlari. Kita bisa melewati itu semua karena kita telah dilahirkan dengan mental seorang pemenang. Maka dari itu...........

NEVER GIVE UP!


Tumbuh menjadi seorang abg juga butuh perjuangan. Masalah semakin rumit, dan kita menjadi semakin labil. Apalagi menjadi seorang cewek. Labilnya banget2an pokoknya. Maka dari itu..........


NEVER GIVE UP!


Remaja. Menjadi seorang remaja bukan hal yang mudah. Banyak cobaan dan rintangannya. Masalah semakin banyak, kedewasaan juga semakin dituntut. Kadang menjadi seorang remaja itu banyak ngeluhnya kalau gak bisa sabar ngelewatin setiap masalah. Mereka selalu berharap ingin mati atau apalah itu.

Tapi Tuhan tau kita pasti bisa lewatin semua masalah. Dia gak mungkin kasih masalah yang gak sesuai dengan kemamouan kita. Dia hanya ingin menguji tingkat kedewasaan dan kesabaran kita. Karena kita sudah dilahirkan dengan mental seorang pemenang. Maka dari itu.........


NEVER GIVE UP!


Dewasa. Masalah dewasa semakin bertambah. Pekerjaan, rumah tangga atau apapun itu masalahnya pastinya semakin banyak. Tapi kita percaya, Tuhan kasih kita masalah karena Dia tau kita MAMPU! Maka dari itu........

NEVER GIVE UP!




Guys, gue nulis itu sebenernya kurang dapet inspirasi juga. Tapi intinya gue pengen kita itu gak nyerah setiap dapet masalah atau cobaan.

Setiap kita mau naik kelas kita pasti ngalamin yang namanya ujian kan?

Nah, Tuhan juga sama. Dia mau kita naik tingkat kedewasaan dan kesabaran. Makanya dia kasih kita cobaan dan ujian.

Kalau ujian segitu gak bisa kita lewatin, gimana ujian yang lebih sulit kedepannya?


Intinya, apapun yang kita alami jangan pernah menyerah!

Kalian boleh berkali-kali jatuh, tapi kalian harus bisa menunjukkan kalau kalian mampu bangkit berjuta-juta kali!

Menjadi seorang pemenang gak mudah, kita harus punya mental yang kuat.

Menjadi seorang yang sukses gak mudah, kita harus berkali-kali terjatuh lalu bangkit.

Menjadi seorang yang bahagia gak mudah, kita harus berkali-kali mendapatkan kesedihan lalu mendapatkan kebahagiaan.


Guys, sesulit apapun hidup lo, NEVER GIVE UP yaaaaaa! God always beside you!

Wednesday, 16 November 2011

Best Friend Forever{}

2 comments:
Sahabat.


Terkadang kita gak pernah menyadari betapa pentingnya kehadiran seorang sahabat.

Sahabat itu gak kenal istilah 'mantan'.

Sahabat itu adalah mereka yang selalu dengerin keluhan kita.



Terkadang tak selamanya sahabat itu baik.

Tak selamanya mereka satu pendapat dengan kita.

Tak selamanya mereka mengerti apa yang kita inginkan.



Di situlah persahabatan kita akan diuji.

Di dalam persahabatan pasti ada tantangan dan rintangan.

Di dalam persahabatan pasti akan ada perbedaan.



Tapi justru di situlah arti persahabatan sesungguhnya.

Saling mengerti satu sama lain.

Saling mengisi setiap kekosongan.

Saling melengkapi setiap kekurangan.

Saling menyempurnakan.



Dari persahabatan aku belajar kehidupan.

Dari mereka aku belajar banyak hal.



Dari Adystie aku belajar kedewasaan.

Dari Astry aku belajar kesabaran.

Dari Manda aku belajar keceriaan.

Dari Manik aku belajar kekuatan untuk bertahan.


Dari mereka aku belajar banyak hal. Cinta, hidup, bahagia, tangis, tawa, senyuman, air mata, dan semua hal yang aku dapatkan dari mereka adalah 'anugerah'.

Terima kasih teman-teman telah hadir mengisi hidup masa SMA-ku.

I love U all guys{} :*



Kamu sangat berarti

Istimewa di hati

S'lamanya rasa ini

Jika tua nanti kita

T'lah hidup masing-masing

Ingatlah hari ini...........................
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...